Dalam blog sederhana ini, kami dengan senang hati membantu Anda yang saat ini tengah membuat sebuah karya ilmia, lewat contoh-contoh skripsi, makalah, dan tesis yang dapat Anda unduh / download gratis di blog ini tanpa bayar.
Kami harap contoh Skripsi / Tesis Fakultas Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, yang kami share free di blog ini dapat membantu Anda yang sedang dan sementara membuat skripsi / tesis. Sebelum mengunduh, perhatikan dulu Abstrak dan Deskripsinya dibawah ini.
Judul : PENGARUH LAMA JEDA PENGHENTIAN INKUBASI PADA TELUR AYAM(GALLUS GALUS DOMESTICUS L) TERHADAP EMBRIO
link : PENGARUH LAMA JEDA PENGHENTIAN INKUBASI PADA TELUR AYAM(GALLUS GALUS DOMESTICUS L) TERHADAP EMBRIO
PENGARUH LAMA JEDA PENGHENTIAN INKUBASI PADA TELUR AYAM(GALLUS GALUS DOMESTICUS L) TERHADAP EMBRIO
Abstract
Mesin tetas diciptakan untuk meningkatkan produktivitas ternak unggas termasuk
ayam. Sumber energi mesin tetas berasal dari listrik, salah satu kendala yang
dihadapi saat menggunakan mesin ini adalah pemadaman listrik PLN, oleh karna
itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jeda waktu penghentian inkubasi
yang berpengaruh terhadap keberhasilan dalam penetasan. Penelitian ini dilakukan
pada bulan Desember 2015. Penelitian ini dilakukan terhadap 3 waktu umur
embrio yaitu pada umur embrio 3 hari (mewakili masa rentan embrio awal), umur
embrio 15 hari (mewakili masa stabil embrio), dan umur embrio 19 hari (mewakili
masa rentan akhir inkubasi). Pada setiap kelompok terdapat 7 variabel
penghentian yaitu 6 jam, 7 jam, 8 jam, 9 jam, 10 jam, 11 jam dan 12 jam. Setelah
dihentikan inkubasinya dengan waktu yang ditentukan, telur diinkubasi kembali
dan diamati embrionya dengan teropong telur. Apabila terdapat telur yang mati
setelah dilakukan proses inkubasi kembali dilakukan pembukaan cangkang telur
untuk melihat morfologi organ luar dari embrio telur. Hasil yang diperoleh,
embrio umur 3 hari sudah mengalami mortalitas pada waktu penghentian inkubasi
7 jam sebesar 33,3%, pada penghentian inkubasi selama 9 jam mengalami
mortalitas sebesar 66,7% dan embrio mengalami mortalitas sebesar 100% mulai
pada penghentian inkubasi selama 10 jam. Embrio umur 15 hari tidak terjadi
mortalitas pada penghentian inkubasi selama 12 jam, namun terjadi mortalitas
pada kontrol dan pada penghentian inkubasi selama 9 jam sebesar 33,3%.
Sementara itu, embrio umur 19 hari mengalami mortalitas pada penghentian
inkubasi selama 6 jam sebesar 33,3%. Variasi waktu penghentian inkubasi selama
6 hingga 12 jam berpengaruh terhadap embrio umur 3 hari yaitu pada penghentian
waktu 9 jam yaitu mortalitas embrionya yang mencapai 66,7%. Pada embrio umur
15 dan 19 tidak berpengaruh.
Demikianlah Artikel PENGARUH LAMA JEDA PENGHENTIAN INKUBASI PADA TELUR AYAM(GALLUS GALUS DOMESTICUS L) TERHADAP EMBRIO
Sekianlah artikel PENGARUH LAMA JEDA PENGHENTIAN INKUBASI PADA TELUR AYAM(GALLUS GALUS DOMESTICUS L) TERHADAP EMBRIO kali ini, semoga saja contoh Skripsi, Tesis, dan Makalah dalam blog ini dapat membantu untuk Anda semua. Jika merasa kurang cocok dengan contoh skripsi diatas, Anda dengan bebas dan gratis memilih contoh yang lain di blog ini.
Anda sekarang membaca artikel PENGARUH LAMA JEDA PENGHENTIAN INKUBASI PADA TELUR AYAM(GALLUS GALUS DOMESTICUS L) TERHADAP EMBRIO dengan alamat link https://unduhcontohskripsi.blogspot.com/2017/06/pengaruh-lama-jeda-penghentian-inkubasi.html
0 Response to "PENGARUH LAMA JEDA PENGHENTIAN INKUBASI PADA TELUR AYAM(GALLUS GALUS DOMESTICUS L) TERHADAP EMBRIO"
Posting Komentar